Showing posts with label Kereta Bandara. Show all posts
Showing posts with label Kereta Bandara. Show all posts

Sebenarnya ada 3 cara untuk melakukan reservasi tiket Kereta Bandara (Airport Railink), yaitu melalui:
- Mobile
Apps yang bisa didownload di Play Store
- Vending
Machine yang tersedia di setiap stasiun Airport Railink
Gue akan memandu teman-teman yang ingin melakukan pembelian tiket
Kereta Bandara
melalui https://reservation.railink.co.id

1. Pertama
dan utama sekali, tentunya kalian harus menyiapkan akses internet agar bisa masuk ke
Website Airport Railink. Kalau kehabisan kuota, silakan beli dulu di abang-abang
counter HP.
2. Masuk ke
Website https://reservation.railink.co.id
3. Pilih
tipe tiket yang diinginkan:
- Reguler : Tiket non-reserved
seat untuk
hari dan jam tertentu. Non-reserved seat maksudny penumpang bisa duduk di mana saja (di gerbong khusus) dan berlaku hukum
seleksi alam. Siapa
cepat dia dapat.
- Reserved
Car: Tiket reserved
seat untuk
hari dan jam tertentu. Sesuai
namanya, berarti penumpang yang punya tiket ini pasti dapet tempat duduk di posisi
yang telah dia pilih saat membeli tiket. Selain nomor tempat duduk, di tiketnya juga akan
tertulis nomor gerbong.
Note:
Gerbong untuk pemegang tiket Reguler dan Reserved Car pasti berbeda
- Flexi
Quota: Tiket umum
yang dibeli berdasarkan jumlah tertentu dengan masa berlaku
tertentu sesuai dengan paket yang tersedia.
- Flexi
Time: Sesuai
namanya, tiket ini bisa dipakai di kapanpun selama masih di hari yang
sama.
Setelah
memilih tipe tiket, isilah data berikut:
- Origin: Stasiun
Awal
-
Destination: Stasiun
Tujuan
- Depart
Date: Tanggal
Keberangkatan
-
Passengers: Jumlah
Penumpang
Kemudian
klik “SEARCH”
4. Pilih
jadwal Kereta Bandara lalu klik “CONTINUE”
5. Isi data
informasi penumpang / nomor kontak lalu klik “CONTINUE”
6. Pilih
metode pembayaran yang diinginkan. Semuanya sudah cashless.
Di Vending Machine pun kita harus membayar either dengan Debit/Credit/Electronic Money
Jika
punya Voucher Code, masukkan kodenya lalu klik “Check
Voucher”
Setelah
OK, klik “Complete
Booking”.
Kalau
tiba-tiba galau dan ga jadi beli tiket, tinggal klik “Cancel
Booking”
7. Kalau
pembayaran berhasil, maka akan muncul page berikut:
Klik “Download
Booking Detail”
8. Booking
Detail akan tampil dalam format berikut.
Kalau
misalnya ga punya printer atau tukang fotokopian di sekitaran rumah pada tutup
(red: curhat xDD), tiket bisa dicetak di Vending Machine yang ada di stasiun dengan
memasukkan Kode Booking atau bisa juga dengan scan
barcode tiket.

Sekian
info dan tips kali ini. Semoga ada yang baca artikel ini biar tulisan ini ga
sia-sia.

Anyway,
Happy New Year~~
Semoga ke
depannya makin banyak hal yang membanggakan dari negeri ini. Dan tentunya
semoga Indonesia semakin jaya. Merdeka!!!
Cheers,
Muthia
Kereta Bandara yang selama ini diidam-idamkan masyarakat Indonesia, terutama warga Jakarta akhirnya pada tanggal 2 Januari 2018 diresmikan oleh Bapak Presiden Jokowi. Sungguh moment awal tahun yang patut dibanggakan.
Adapun untuk operasi ke depannya, Kereta Bandara ini akan melayani penumpang di 5 Stasiun, termasuk Stasiun Manggarai dan Stasiun Duri.
![]() |
| Rute Kereta Bandara |
Di
artikel kali ini, gue akan bahas pengalaman mencoba Kereta Bandara. Kebetulan
tanggal 31 Desember 2017, gue dapat tugas buat nganterin Adik ke Bandara Soetta.
Mumpung lagi promo, sekalian deh nyobain kereta. Sempat galau sih karna tiket Si Adik
adalah tiket untuk penerbangan pertama. Biasanya kalau penerbangan pagi, gue lebih
prefer naik GrabCar/Uber/GoCar karna langsung dianter ke terminal yang dituju. Tapi
setelah dipikir-pikir, kapan lagi nyobain Kereta Bandara promo kan? 
Nah, untuk pembelian tiket, semuanya sudah cashless. Bisa dibeli di Vending Machine ataupun online. Demi menghindari antrian di Vending Machine, gue memutuskan untuk membeli tiket online di https://reservation.railink.co.id/.
Untuk
cara membeli tiket Kereta Bandara secara online silakan kunjungi artikel
berikut:
Berhubung
penerbangan pagi banget, gue membeli tiket kereta paling awal, yaitu pukul 3:51.
Estimasi sampai di Bandara Soetta adalah 4:48 (57 Menit).
Pukul 2:30 di saat orang-orang berada di alam mimpi, kita naik GoCar menuju Stasiun Sudirman Baru (BNI City). Sesampai di sana bener-bener belum ada siapa-siapa kecuali petugas. Karna belum memegang tiket fisik, kita pun mencetaknya di Vending Machine yang telah disediakan.
Sekitar
15 menit sebelum berangkat, petugas menghimbau penumpang untuk memasuki kereta. Untuk memasuki peron, tiap penumpang wajib untuk tap barcode tiket
agar gate terbuka.
Kita pun
memasuki kereta dengan super antusias. Dengan semangat membara langsung berjalan mencari tempat duduk yang tertulis di tiket. Tapi ternyata, selama promo ini ga ada yang namanya reserved seat. Semua penumpang bebas duduk dimana saja. Namun, untuk ke
depannya bakalan ada tipe reserved dan non-reserved seat layaknya shinkansen.
Aseeeeek~ Indonesia semakin terdepan deh pokoknya. 
Tepat pukul 3:51 kereta pun meluncur ke Bandara Soetta. Luar biasa takjub karena super On Time. Mumpung sepi penumpang (yaiyalah masih subuh buta), gue pun beraksi motoin interiornya demi konten yang bermartabat. Sementara Adik gue terlelap saking ngantuknya. Awalnya sengaja memilih kursi yang ga bikin berasa naik kereta mundur. Eh ternyata Kereta Bandara ini jalannya maju mundur cantik kayak Incess Syahrini. Saat menuju Stasiun Duri, jalannya maju. Sedangkan dari Duri – Batu Ceper jalannya mundur. Untungnya walau jalannya begitu, ga bikin mabok sih. Buktinya Adik gue tetep tidur dengan pulas.
57 menit bener-bener ga berasa karna kenyamanan Kereta Bandara ini. Tepat pukul 4:48 kita sampai di Stasiun Bandara Soekarno Hatta.
Untuk
keluar dari Stasiun, setiap penumpang wajib untuk tap out
barcode untuk membuka
palang gate. Jadi
jangan sampai tiketnya hilang ya.
Nah sekarang kan udah di Stasiun Bandara Soetta nih. Trus ke Terminalnya naik apa?
Lokasi Skytrain: 1 lantai di atasnya Stasiun Bandara Soetta
Jadwal
Skytrain:
Waaaah
bangga sekali dengan kemajuan ini. Bener-bener dimanjakan dengan fasilitas kereta
dan skytrain. Selain itu, petunjuk arah juga sangat jelas kayak bandara-bandara luar
negeri. Pokoknya Soetta udah ga kalah jauh lah sama Changi ataupun Incheon. Hahahahah
maap jikalau lebay. Itu wujud rasa salut dan bangga gue terhadap kemajuan negeri
ini. 
Majulah terus Indonesiaku.
Sekian informasi tentang Kereta Bandara dan Skytrain-nya. Semoga artikel ini bermanfaat.
Work hard, pray harder, travel hardest
Cheers,
Muthia














































